SPO DIALIZER REPROCESSING
Pengertian :
1. Dializer
proses ulang adalah pembersihan, pengukuran dan desinfeksi / sterilisasi
dialiser yang telah digunakan agar dapat digunakan kembali untuk pasien yang
sama.
2. Re
use dialiser dilakukan sampai 7x kali pemakaian dengan TCV (Total Cell Volume)
dengan nilai TCV ≥ 80 ml, jika sebelum re use ke 7 terdapat hasil TCV < 80ml
maka dialiser tersebut tidak dipergunakan lagi dan dilakukan pencatatan pad
laporan harian unit hemodialisis
3. Prosedur
re use hanya dapat dilakukan pada dialiser pasien non infeksius dan infeksi
hepatitis C
Tujuan :
pelayanan hemodialisis mudah, murah
dan terjangkau dan dapat dipertahankan kelangsungannya.
Prosedur
1. Persiapan
alat
a.
Perawat mempersiapkan dialiser, tutup dialiser dan AVBL
b.
Memakai APD
(apron, sarung tangan , masker dan google )
c.
Barcode pasien
d.
Cairan untuk sterilisasi (formalin, air RO, renalin)
e.
Mesin untuk melakukan re use
f.
Tempat sampah
g.
kain untuk lap
2. Perawat
mencuci tangan
3. Perawat
memakai APD lengkap
4. Perawat
melakukan kalibrasi mesin sampai dengan proses selesai
5. Volume
daripada nilai dialiser yang ditunjukkan di mesin harus ±3, nilai 60-70
6. Perawat
melakukan proses re use dengan mesin dan setting di mesin dengan nilai TCV 80%
7. Setelah
selesai maka di mesin akan ada tulisan “proses komplete” , dialiser kemudian
bisa dikeluarkan dari mesin re use dan kompartemen darah serta kompartemen
dialisat ditutup dengan menggunakan tutup dialiser dan tutup AVBL
8. Perawat
membersihkan permukaan dialiser
9. Perawat
melakukan pelabelan dialiser dam menyimpan di lemari penyimpanan dialiser
(nama, RM, Tanggal dan jam dilakukan reuse dan re use keberapa)
10.
Perawat melakukan dokumentasi pada buku atau list re
use terkait identitas pasien, kode re use , tanggal dan jam dilakukan re use,
TCV
11.
Perawat melakukan sanitasi pada mesin bila mesin telah
selesai dipakai 12. Perawat
mencuci tangan sesuai SPO
0 Komentar